Rusun ASN Pemkab Mesuji Belum Ditempati, Ini Alasannya - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Senin, 09 Juli 2018

Rusun ASN Pemkab Mesuji Belum Ditempati, Ini Alasannya


LampungDaily.Com | Pembangunan Rumah Susun (Rusun) bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umun dan Perumahan Rakyat di area Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Mesuji, telah rampung dibangun. Sayangnya, bangunan yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Mesuji ini, belum juga berpenghuni.

Agung Subandara, Sekretaris Dinas Permukiman Mesuji mengatakan, gedung megah yang telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 20 Milyar itu belum berpenghuni, dikarenakan proyek tersebut belum FHO atau serah terima pekerjaan.

"Setau saya Rumah Susun (Rusun) itu telah rampung dari satu bulan yang lalu, sebelum lebaran deh, Rusun belum bisa kami tempati, karena proyek tersebut belum FHO (serah terima pekerjaan)," ucap Agung, Minggu (08/07/2018).

Diakui Agung, pihaknya telah menceklis proyek tersebut. Namun hingga saat ini pihak Kementerian belum juga FHO Gedung di atas lahan seluas 70 meter x 17 meter dengan tinggi lima lantai dan terdiri atas 70 unit itu.

"Tempo hari kami dimintai tolong pihak kementerian untuk ceklis proyek tersebut. Hasilnya pun sudah kami serahkan ke mereka. Saat itu, kabarnya seminggu lagi FHO, tapi kenyataannya sampai sekarang belum," ungkapnya.

Meski begitu, Agung menyatakan pihaknya saat ini sedang menyiapkan payung hukum (Perda dan Perbup) pengelolaan Rusun tersebut.

"Kami terus melaksanakan pembahasan Perda dan Perbup pengelolaan Rusun itu. Walaupun nanti, yang mengelola adalah Setdakab Mesuji bidang umum," pungkasnya.

Penulis : Boim
Editor  : Chandra Foetra S


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad