Header Ads

Plt Bupati Lamtim Minta KPK Periksa Dinas PU, Ada Apa?


LampungDaily.Com | Plt Bupati Lamtim  Zaeful Bokhari didampingi oleh Asisten 1  Bidang  Pemerintahan Umum dan Kesra  Tarmizi Suhaimi, hari Rabu  (6/6/2018) melakukan Sidak ke beberapa Kantor Satker  yang ada dilingkup jajaran Pemkab Lamtim.

Salah satu Kantor OPD  yang disidak oleh  Orang Nomor 1 di jajaran Pemkab Lamtim tersebut adalah Dinas PUPR setempat. Di kantor ini, Zaiful bokhari menyatakan Bulan Suci Rhamadan bukanlah menjadi sebuah alasan untuk bermalas-malasan  ngantor dan meninggalkan kewajiban untuk melayani masyarakat.

Selama ini dirinya telah memberikan contoh kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada didaerah ini  untuk lebih disiplin.

"Bulan puasa bukan menjadi alasan untuk tidak masuk kantor, saya saja setiap harinya tetap masuk walaupun tidak menerima honor," ucap Bang  Zaiful dengan kecewa.

Bahkan, dalam sidaknya itu, Plt Bupati Lamtim  menuturkan  akan meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Dinas PU Lamtim, karena di duga merupakan tempat penyuburan tindak pidana.

"Ini kan menyuburkan tindak pidana, makanya saya akan meminta KPK untuk mengkroscek di sini dan akan di periksa dinas PU ini," tegasnya.

Zaiful bokhari   juga memberikan peringatan tegas  kepada kepala Dinas PU Lamtim untuk tetap bekerja sesuai dengan aturan pemerintah sehingga dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, bukan bekerja dengan keinginan aturan yang di buatnya sendiri. Jika memang tidak mampu bekerja, jangan menjadi kepala dinas di Lampung Timur.

"Sebagai pimpinan (Kepala dinas PU) harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakatnya, bukan mau enaknya saja, ga usah jadi kepala dinas di Lamtim kalau mau enaknya saja, masih banyak masyarakat Lamtim yang bisa dan  mampu menjadi kepala dinas di dinas ini," ucapnya.

Selain mengenai  kedisiplinan, zaiful juga meminta agar pelelangan pekerjaan (proyek) pada dinas PU untuk lebih transparan tanpa ada permainan.

"Siap-siap menerima resiko kalau ada yang bermain-main di sini, termasuk pokja, para kepala bidang, hati-hati. Kalau saya sudah berbicara tidak akan menjilat ludah saya yang terbuang, ingat catat itu,"pungkasnya. Dihadapan Para pegawai dinas tersebut.

Jurnalis : Herwan Toni





Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.