Header Ads

Tinjau Pasar Senja, Walikota Metro Ajak Pedagang Jangan Tinggalkan Ibadah Puasa


LampungDaily.Com | Walikota dan wakil Wali kota Metro yang didampingi Setda dan Forkopimda serta seluruh SKPD melakukan peninjauan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pasar Senja di lapangan Merdeka Samber Park yang dilaksakan selama tiga puluh hari dalam setiap bulan Ramadhan.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian Pemkot Metro dalam rangka memenuhi ekonomi keluarga selama bulan puasa. Sementara itu para pemilik lapak juga merasa berterima kasih kepada pihak Pemkot yang telah memberikan perhatian penuh terhadap warganya.

"Jadi saya minta kepada para pedagang tolong kebersihannya dijaga, baik cita rasa kualitas makanan jangan dijual lagi  makanan yang sudah basi. Mari kita jaga kekompakan dan saya ingatkan jangan sampai nggak menjalan kan puasa, jangan karena jualan lantas ibadah ditinggal kan nemen namanya," ujar Walikota dalam sambutannya pada acara pembukaan Pasar Senja Ramadhan, Jum'at 10-05-2018.

Sementara itu, LM Huta Barat Kadis Pasar dan Perdagangan kota Metro dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa tujuan didirikannya pasar senja Ramadhan diharapkan dapat membantu pertumbuhan ekonomi warga kota Metro khususnya.

Dalam sambutannya ia juga melaporkan untuk Pasar Senja Samber Park terdapat sekitar 180 lapak, dan para pedagang berjualan secara geratis tanpa pungutan salar.

Ditempat yang sama Husni salah satu pedagang pasar senja kepada Wartawan LampungDaily mengatakan bahwa pengunjung pasar senja tahun ini lebih ramai dari tahun lalu, dengan penghasilan perhari mampu mencukupi kebutuhan keluarga selama bulan Puasa.

"Alhamdulillah, kalau dibanding tahun lalu ramai tahun ini, juga dari penghasilan selama tiga hari ini juga sangat lumayan," pungkasnya.

Jurnalis : Zainal Arifin


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.