Header Ads

Terjadi di Tulang Bawang, Korban Tambang Pasir Batu Ampar Sampai Sekarang Belum Dapat Santunan


LampungDaily.Com | Sungguh ironi apa yang dialami oleh Komarudin (39), warga Dusun Tanjung Sari Kampung Batu Ampar, Kecamatan Gedung Aji, Kabupaten Tulang Bawang. Dia menjadi korban tewas tertimbun pasir yang terjadi pada Minggu (11/2) beberapa bulan yang lalu.

Sampai saat ini, menurut sumber informasi yang enggan disebutkan namanya kepada media lampungdaily.com mengatakan, bahwa pihak keluarga dari Komarudin belum sepeserpun menerima uang santunan dari pihak perusahaan tambang pasir.

Untuk diketahui, bahwa Komarudin merupakan salah satu pekerja tambang pasir yang berada di Kampung Batu Ampar. Tambang pasir ini dalam sehari menghasilkan ribuan ton kubik pasir yang dikirim langsung ke teluk Jakarta.

Berdasarkan pantauan langsung dilokasi, tambang pasir tersebut sekarang sudah tidak memiliki izin lagi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang dikarena sudah habis masa izinnya. Yang mengherankan lagi, walaupun sudah tidak memiliki izin untuk melakukan penambangan pasir, perusahaan tersebut masih tetap melakukan aktivitas penambangan seperti biasa.

Dinas terkait dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang terkesan tutup mata, diduga aparat Polres Tulang Bawang yang juga terkesan ada main mata baik dengan pemerintah daerah maupun dengan perusahaan tambang pasir. Sehingga seolah-olah ada pembiaran oleh aparat penegak hukum.

Jurnalis : Prabu


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.