Header Ads

Selama Ramadhan, Karang Taruna Desa Gedung Dalem Buka Stand TakJil


LampungDaily.Com | Karang Taruna Desa Gedung Dalem, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menggelar Program kerja Perdananya selama Bulan Suci Ramadhan 1939 H, yaitu akan membuka Posko stand Penjualan Takjil atau menu buka puasa yang di dirikan di Taman Maskot Lampung Timur, yang di buka pada hari pertama puasa pada pukul 16;00 WIB, Kamis (17/05/2018).

Ketua Karang Taruna Desa Gedung Dalem Achmad Erlangga mengatakan kegiatan tersebut dimotori oleh Pemuda Desa Gedung Dalem, dimana sebelumnya di adakan Rapat Kordinasi antara pengurus untuk menggelar acara itu.

"Ini merupakan program perdana kami, di mana kami 13 pemuda desa, berembuk untuk membentuk karang taruna desa pada tanggal delapan mei 2018, lalu oleh Kepala Desa mengamini terbentuknya pengurus karang taruna desa, yang selanjutnya kami melakukan rakor dan menghasilkan ide untuk membuka posko penjualan Takjil ini," katanya.

Selanjutnya Erlangga Sapaan akrapnya mengatakan, tujuan di dirikannya posko penjualan Takjil yaitu untuk dapat memberikan peluang penghasilan tambahan untuk warga dan khususnya pemuda/i desa.

"Tujuannya tentu untuk membuka seluas-luasnya peluang usaha kepada masyarakat desa, sehingga kreatifitas warga khususnya kaum hawa dalam membuat makanan bisa di manfaatkan pada bazar yang kami gelar ini untuk memperoleh pendapatan tambahan dari hasil kreatifitas yang mereka buat," katanya.

Erlangga menjelaskan, sampai saat ini sudah terisi 10 pedagang dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah.

"Semua sudah ada 10 Pedagang dengan berbagai macam menu. Ada yang berjualan Es buah, gorengan dan masih banyak lainnya," jelasnya.

Jurnalis : Herwan Toni


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.