Header Ads

Sambut Ramadhan, Pedagang Pasar Cedrawasih Metro Antusias Perbaiki Lapak


LampungDaily.Com | Lapak para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada dan berlokasi di pusat perbelanjaan pasar Cendrawasih kota Metro yang mengalami kebakaran mulai dibangun kembali, para pedagang tidak memikirkan berapa besar kerugian yang dialami hanya berharap dan berterimakasih bahwa Mereka masih direstui oleh Pemkot Metro untuk tetap berniaga di lokasi tersebut.

Dari pantauan dilokasi terlihat para pedagang tengah melakukan perbaikan dan membangun kembali lapak mereka yang terbakar.

"Alhamdulillah kami mendapat restu dari Pemkot untuk tetap berjualan disini (eks kebakaran)," terang Aswan Sairullah selaku ketua HPKLM (Himpunan Pedagang Kaki Lima Metro) kepada LampungDaily.com dilokasi, Jumat, 11-05-2018.

Dikatakannya bahwa pembangunan kembali lapak eks kebakaran sebanyak 125 lapak PKL saat ini sudah berjalan delapan puluh persen, "Sudah hampir satu bulan ini para pedagang merenovasi lapak-lapak mereka yang terbakar, ada yang sudah mulai dagang ada juga yang masih merenovasi," jelasnya.

Selain itu jelasnya Pemkot juga sudah menyalurkan bantuan berupa Sembako dan material bahan bangunan lapak PKL, disisi lain dari pihak Bankir sebagai pemodal untuk para pedangan juga telah membantu para korban kebakaran beberapa waktu yang lalu yakni dengan memberikan keringan berupa jangka waktu angsuran.

Untuk itu, imbuh Aswan, mewakili para PKL korban kebakaran beberapa waktu yang lalu menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkot Metro dan dinas terkait yang telah membantu para pedagang untuk tetap berjualan di lokasi eks kebakaran pusat perbelanjaan pasar Cendrawasih.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Bankir yang telah memberikan keringanan jangka waktu angsuran pinjaman sehabis hari Raya Idulfitri 1439H mendatang.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Bank yang sudah memberikan kebijakan kepada para korban," tandasnya.

Jurnalis : Zainal Arifin

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.