Persoalan Pinjaman Sri Widodo di RSUD Ryacudu, Pelapor Belum Terima SP2HP - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 22 Mei 2018

Persoalan Pinjaman Sri Widodo di RSUD Ryacudu, Pelapor Belum Terima SP2HP


LampungDaily.Com | Mewakili KaPolres Lampung Utara, Kasat Reskrim, AKP. Syahrial. S.IP.MH akan mempelajari dan berkoordinasi dengan Ahli Hukum, dalam mengambil langkah guna menindak lanjuti Proses Laporan Dir.RSUD Ryacudu terkait Dana Anggaran Operasional RSUD sebesar Rp.500 Juta yang di Pinjam oleh Wabup.Sri Widodo beberapa Bulan yang lalu, dimana tindak lanjut Perkara ini di pertanyakan oleh Imam Suhada bersama Rekannya, yang mengatas namakan Masyarakat setempat, Senin (21/5).

"Kami akan mempelajari serta meminta bantuan Ahli Hukum untuk mengambil langkah dalam tindak lanjut Proses Laporan perkara Pinjaman Anggaran Operasional RSUD yang dilakukan oleh Pejabat Daerah dalam hal ini Wabup.Sri Widodo beberapa bulan yang lalu," ungkap Kasat.

Dimana satu hari setelah Laporan dari Dir.RSUD. Syah Indra Husada Lubis, kami terima, keesokan harinya Terlapor (Wabup-red) menemui Pelapor (Dir.RSUD-red) di RSUD Ryacudu guna menyelesaikan Permasalahan ini dengan cara Kekeluargaan (Damai), dan Terlapor juga telah mengembalikan Dana Pinjaman Rp.500 Juta tersebut, bahkan Pelapor juga mencabut Laporannya terhadap Wabup.Sri Widodo yang dilaporkan.

"Jadi kami dari Pihak Polres Lampura, dalam hal ini Satreskrim belum sempat memanggil Terlapor apa lagi memprosesnya, karena Kedua belah Pihak telah menyepakati secara Damai, jadi kami anggap Perkara ini telah selesai secara Kekeluargaan antara kedua belah Pihak, dan sampai saat ini Pelapor tidak meminta Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang merupakan Hak bagi Pelapor, dalam hal menjamin Akuntabilitas dan Transparansi Penyelidikan," terang Perwira Menengah ini.

Sesaat setelah Koordinasi antara Imam Suhada dan Rekannya dengan Kasat Reskrim, Syahrial di Ruang Reskrim, Imam Suhada mengatakan, Pihaknya yang mewakili masyarakat akan mengevaluasi dan mempertimbangkan hasil dari Penjelasan yang di sampaikan oleh Kasat Reskrim dalam pertemuan tersebut.

"Seharusnya Penyidik Wajib memberikan SP2HP kepada Pihak Pelapor baik diminta atau pun tidak secara berkala, tapi Kami akan Berkoordinasi bersama Rekan-rekan yang lain, untuk mengevaluasi hasil dari Keterangan Kasat, dalam perkara ini atau kami akan membuat Laporan baru terkait Permasalahan ini," jelas Imam Suhada.

Jurnalis : Juaini Adami


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad