Header Ads

Jelang Ramadhan, Kapolres dan Bupati Tulang Bawang Tinjau Pasar Tradisional


LampungDaily.Com | Kepolisian Resor (Polres) Tulang Bawang bersama-sama dengan Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang melakukan sidak (inspeksi mendadak) harga sembako (sembilan bahan pokok) menjelang Ramadhan 1439 H, pada Selasa (15/5).

Lokasi yang ditinjau adalah Pasar Rakyat Putri Agung, Kecamatan Menggala dan Pasar Unit 2 Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang.

Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai langkah akal untuk mengontrol kenaikan harga sembako menjelang Ramadhan di tahun ini.

“Saya bersama-sama dengan Bupati Tulang Bawang dan pejabat lainnya, melakukan sidak langsung ke pasar tradisional untuk memantau dan memastikan ketersediaan sembako serta mendengar langsung keluh kesah dari para pembeli,” ujarnya.

Lanjut AKBP Raswanto, sehingga apabila ditemukan distributor atau pedagang yang coba-coba bermain, sehingga terjadi kelangkaan selama bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H akan dilakukan tindakan secara hukum.

“Tim Satgas Pangan yang telah dibentuk, saya perintahkan untuk segera melakukan penindakan sesuai dengan prosedur dan hukum yang berlaku, apabila ada pedagang ataupun distributor yang melakukan penimbunan dan menaikkan harga sembako diatas harga normal selama bulan Suci Ramadhan dan Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H di wilayah hukum Polres Tulang Bawang,” tegas AKBP Raswanto.

Sehingga masyarakat merasa tenang dan tidak was-was untuk berbelanja dan membeli kebutuhan hidup sehari-hari, di pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Tulang Bawang Barat selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

Jurnalis : Prabu


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.