Diduga Menipu Rp. 70 Juta, Oknum Pegawai BNN Tanggamus Dilaporkan ke Polisi - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 16 Mei 2018

Diduga Menipu Rp. 70 Juta, Oknum Pegawai BNN Tanggamus Dilaporkan ke Polisi


LampungDaily.Com | Nr (34) Warga Kabupaten Pesawaran didampingi kuasa hukumnya Tarmizi, SH dari law Office Raya dan assosiate, melaporkan RA (38) oknum pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tanggamus atas dugaan penipuan dan penggelapan ke Polres Tanggamus, kamis - (16/5/18)

Laporan tersebut diterima dengan Tanda bukti laporan nomor : TBL/359/V/2018/LPG/RES TGMS, tanggal 16 mei 2018. Saat diwawancarai, melalui kuasa hukumnya, Tarmizi, SH mejelaskan bahwa kejadian tersebut bermula pada hari kamis tanggal 8 Februari 2018 jam 13.00 WIB di Pekon Kuta dalom Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, telah terjadi perbuatan yang diduga tindak pidana penipuan atau penggelapan.

"Pada hari ini saya mendampingi klain saya, melaporkan salah satu oknum pegawai BNN inisial RA atas dugaan penggelapan dan penipuan ke Polres Tanggamus untuk segera ditindak lanjuti," jelasnya.

Tarmizi melanjutkan, awal kejadian NR meminjam uang sebesar 73 juta kepada klainnya, mengatasnamakan atasanya dengan alasan untuk keperluan kantor, akan tetapi setelah kejadian dan dicek ke Kepala BNN langsung ternyata alasannya itu bohong.

"Oleh sebab itu, dugaan kami yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana penggelapan dan penipuan," lanjutnya.

Bahkan sebelumnya klainnya telah dua kali mengirimkan somasi ke terlapor, akan tetapi sampai saat ini belum ada respon dari terlapor. Jadi bisa disimpulkan bahwa tidak ada etikad baik dari terlapor untuk mengembalikan uang tersebut.

"Atas kejadian tersebut, klein saya mengalami kerugian sebesar Rp: 70 juta," tutupnya.

Dilain pihak, saat dikonfirmasi ke Kepala BNN Tanggamus melalui telpone, Beliau membenarkan bahwa RA adalah staf di kantornya dan bersetatus pegawai aktif. Akan tetapi saat ditanya lebih lanjut terkait permasalahan tersebut, dia tidak mengerti karena hal tersebut urusan pribadi terlapor.

"Saya tidak mengerti karena itu urusan pribadi," pungkasnya. (Rendi Ronaldo/Azhimi/tim AJOI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad