Header Ads

Aroma Busuk Proyek Pembangunan Cold Stroge di Rawa Jitu Perlu Diusut


LampungDaily.Com | Pembangunan cold stroge yang berada di Rawa Jitu, diduga  sarat dengan pengelewengan anggaran. Karena dari hasil pantauan media langsung ke lokasi (TKP) sampai dengan saat ini, bangunan tersebut belum dipergunakan sebagaimana mestinya.

Saat dikonfirmasi melalui telephone ke Kenedy, yang saat pembangunan cold stroge tersebut di tahun 2016 merupakan PPK (pejabat pembuat komitmen) Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tulang Bawang dan saat ini menjabat sebagai sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tulang Bawang, dia mennyarankan agar langsung saja konfirmasi ke Dinas Kelautan dan Perikanan yang sekarang, karena dia sudah tidak berinas disana lagi.

"Bapak langsung aja ya, konfirmasi tentang bangunan cold stroge itu ke Dinas Kelautan dan Perikanan yang sekarang, karena saya sudah tidak bekerja di dinas itu lagi, memang benar saya PPK nya tetapi tugas saya sudah selesai dan tidak ada hubungan lagi dengan tempat tersebut," ujar Kenedy saat di konfirmasi melalui sambungan telephone.

Pembangunan Cold Stroge tersebut,  telah menelan dana yang cukup fantastik, data yang diterima menyebutkan angka sebesar Rp. 3,4 Miliar. Dengan alokasi dana sebesar itu harusnya bangunan sudah langsung bisa dioperasionalkan sebagaimana mestinya.

Tetapi, kenyataan yang ada, sambungan listrik pun yang dialirkan ke bangunan tersebut sampai saat ini belum ada.

Menurut sumber resmi dan bisa dipercaya, menyebutkan Kenedy sebagai PPK juga mendapatkan proyek pegadaan kelengkapan di dalam ruangan yang di taksir sebesar Rp. 400 Juta, yang meliputi sambungan listrik, lori, timbangan, kursi kantor beserta alat tulis kantor (ATK), tetapi kenyataannya sampai sekarang tidak ada sambungan listrik, tidak ada kursi dan ATK, hanya ada lori dan timbangan kecil.

"Jelas sekali disini sudah terindikasi adanya kerugian negara," tegas sumber tadi, seraya minta identitas jati dirinya tak disebutkan.

Untuk mesin ganset, imbuhnya, yang semestinya ada penutup (silent), kenyataan yang ada mesin ganset yang terbuka dan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Pembuatan bangunan beserta pengadaan kelengkapannya, diduga sangat sarat dengan mark up sehingga bisa merugikan negara mencapai kurang lebih Rp. 1 miliar. Tindak lanjut dari penegak hukum sangat di harapkan sekali, untuk membuka tabir kecurangan yang terjadi pada proyek pembangunan cold stroge dan pengadaan kelengkapan di dalamnya.

"Suka tidak suka, mau tidak mau, tugas aparat penegak hukum menjalankan fungsi kewenangannnya guna mengusut kasus ini," kata Ginanjar Saidi, Direktur Layanan Publik Inapro di Jakarta, hari ini (9/5).

Terlebih, imbuh Ginanjar, jika benar proyek ini terindikasi dugaan penyalahgunaan anggaran yang merugikan negara perlu ada tindakan secepatnya.

Penulis : Prabu.
Editor.   : Chandra Foetra S.



Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.