Petaka Miras Oplosan, 2 Pria di Tulang Bawang Tewas - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 10 April 2018

Petaka Miras Oplosan, 2 Pria di Tulang Bawang Tewas


LampungDaily.Com | Dua Pemuda berinisial RA (15) dan MS (17) tewas setelah menengguk miras oplosan (alkohol 70 % dicampur dengan fanta) hari Minggu (8/3) di Kampung Pasiran Jaya Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang.

Menurut keterangan dari saksi Markus (24) warga Kampung Pasiran kepada media lampungdaily.com, dia melihat korban RA dan MS hari Jum'at (6/4) sekira pukul 14.00 WIB lewat di depan rumahnya menuju ke tempat bekas galian pasir yang biasa dijadikan tempat oleh anak-anak muda untuk nongkrong, "ditempat tersebut ditemukan 4 botol alkohol 70 % dan 1 botol kosong fanta ukuran besar serta 1 botol kosong fanta ukuran kecil," jelasnya.

Hari Minggu (8/4) sekira pukul 06.00 WIB saat korban RA sedang berada di rumahnya, tiba-tiba berteriak kesakitan yang disebabkan karena dadanya merasa panas dan kepalanya pusing, mendengar teriak dari anaknya, saksi Mimi Remita (40) langsung memanggil mantri, tak lama kemudian mantri datang untuk memeriksa korban dan menyarankan agar korban RA segera dibawa ke medical, "saat di dalam perjalanan menuju ke medical PT. CPB Kecamatan Dente Teladas nyawa korban sudah tidak tertolong lagi dan saat di periksa oleh dokter setelah sampai di medical korban RA sudah meninggal dunia," jelas ibunya dengan mata berkaca-kaca.

Korban MS juga mengalami hal yang serupa dengan korban RA saat dalam perjalanan menuju ke Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah bersama saksi Andre (18) dan Azam Salahudin (15), tiba-tiba korban MS muntah-muntah, lalu dibawa ke Klinik Centra Medica hari Minggu (8/4) sekira pukul 09.00 WIB, "nyawa korban MS pun melayang dan tidak dapat diselamatkan sekira pukul 12.30 WIB hari itu juga," terang para saksi.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter pada bagian luar tubuh para korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pihak keluarga korban tidak ada yang mau untuk dilakukan otopsi, saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Dente Teladas.

Jurnalis: Prabu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad