Header Ads

Pemkab Lamtim akan Kembangkan Obyek Wisata Pantai Kerang Mas


LampungDaily.Com | Dalam upaya mendongkrak laju  pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Lampung Timur, beberapa tahun silam Pemerintah Kabupaten Lamtim telah  membebaskan puluhan hektar lahan tambak milik warga yang terletak di tepian Pantai Dusun Cirebon baru Atau tepatnya bergandengan dengan lokasi objek  wisata Pantai Kerang Mas.
 
Tadinya, puluhan hektar lahan tersebut rencana akan digunakan Pemkab Lamtim untuk membangun Dermaga Pelabuhan  Laut. 

Namun karena kondisi pantai dan perairan lautnya  tergolong laut dangkal, maka rencana untuk membangun dermaga serta pelabuhan penyeberangan tersebut akhirnya gagal total.

Pada saat sekarang ini, Pemerintah sedang giat giatnya membangun sektor pariwisata khususnya wisata pantai. Salah satu upaya Kabupaten Lampung Timur itu yakni merencanakan mengembangkan  objek wisata Pantai Kerang Mas menjadi miniatur semacam Taman Impian Jaya Ancol di Provinsi Lampung.

Langkah awal guna merealisasikan gagasan tersebut, Pemerintah Lamtim melalui Camat Labuhan Maringgai beserta Kepala Desa Muara Gading mas, Ketua BPD dan LPM Desa serta unsur Forkopimcam Labuhan Maringgai, pada hari Jum,at (13/4/2018) menggelar rapat bersama para petani penggarap puluhan hektar lahan  tambak  milik Pemkab itu.

Selain Camat Labuhan Maringgai, tampak hadir Kepala Desa Muara Gadingmas Wahyono, Kapolsek Labuhan Maringgai, Danramil dan Labuhan Maringgai.

Dalam pengarahannya Camat Labuhan Maringgai Ismail menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Petani Penggarap Tambak  milik Pemkab yang telah bersedia hadir.

Hasilnya, dalam musyawarah tersebut tercapai kesepakatan antara Petani Penggarap yang secara selaku pengelola tambak milik Pemda  siap mengosongkan lahan tersebut.

"Kami selaku petani penggarap siap mendukung  program pemerintah  dan Kami siap  Untuk mengosongkan lahan tersebut," kata para penggarap yang hadir secara bersamaan.

Jurnalis : Herwan Toni


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.