Pelaku Pemalakan Mobil Rombongan Pengantin dari Jawa di Jalintim Ditangkap Polisi - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 15 April 2018

Pelaku Pemalakan Mobil Rombongan Pengantin dari Jawa di Jalintim Ditangkap Polisi


LampungDaily.Com | Tim Gabungan Tekab 308 Polsek Way Jepara dan Polres Lampung Timur langsung bergerak cepat menyikapi adanya dugaan  aksi  premanisme dan percobaan tindak pidana pemerasan, di Kabupaten Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro, melalui Kasat Reskrim AKP Sandi Galih Putra, pada Sabtu (14/4) kepada media  menerangkan bahwa inisial para terduga pelaku  premanisme ini masing-masing adalah MS (28), DS (35), AA (25) dan RS (33), mereka diketahui adalah warga Kecamatan Way Jepara.

BACA JUGA : Terjadi di Jalintim Wayjepara, Mobil Pengantin Asal Jawa di Palak Preman

Akhirnya, 4 orang ini  diamankan oleh Tim Gabungan Kepolisian dari Polres Lampung Timur dan Polsek Way Jepara, ini berdasarkan informasi tentang dugaan upaya tindak premanisme dan percobaan Pemerasan, terhadap Hendrianto  (26) seorang pengemudi kendaraan minibus rombongan pengantin  Rembang Jawa Tengah.

Menurut Kasat,"awalnya mengetahui setelah kita menerima informasi tentang dugaan aksi premanisme dan percobaan pemerasan yang dilakukan ke-4 terduga, terhadap korban yang saat itu melintas di Jalan Lintas Timur, tepatnya di depan salah satu Rumah Makan, di Kecamatan Way Jepara, pada Sabtu (14/4) pagi," jelasnya.

Kemudian, katanya, petugas tim Gabungan Polres Lamtim langsung melakukan proses penyelidikan dan pengejaran, hingga akhirnya berhasil mengamankan ke-4 terduga, dan langsung membawanya ke Kantor Polisi.

Untuk sementara ke empat terduga pelaku pemerasan di amankan di Polres Lamtim guna melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.

Jurnalis : Herwan Toni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad