Header Ads

Lahan Diserobot, 5 Perwakilan Warga Laporkan Kakon Blitarejo ke Kejari Pringsewu


LampungDaily.Com | Perwakilan warga Pekon Blitarejo, kecamatan Gading Rejo, kabupaten Pringsewu Lampung datangi kantor kejaksaan negeri Pringsewu guna mengadukan Maryanto  kepala pekon Blitarejo terkait penyerobotan lahan milik Warga masyarakat, senin(09/04/2018).

5 warga perwakilan dari 22 warga korban yang lahannya diserobot oleh kepala pekon dengan membawa berkas lengkap barang bukti foto lahan serta tanda tangan masyarakat korban penyerobotan.

Surat dengan Nomor :01/prw/GDR/BLITAREJO/4/2018 terpaksa dilayangkan warga ke Kejaksaan Pringsewu karena habisnya kesabaran warga atas ulah Kepala Pekon Blitarejo.

Dalam surat itu, warga menyebutkan terkait penggusuran tanah masyarakat Pekon Blitarejo Kecamatan Gadingrejo Kabupaten pringsewu  yang dilakukan Bapak Kepala Pekon Blitarejo, selanjutnya kami yang bertanda tangan dibawah ini masing-masing warga Pekon Blitarejo yang mempunyai hak tanah sawah baik peladangan yang sudah ada surat baik hanya berupa sporadik/seltifikat/akte/yang lainnya.

Adapun keluhan kami:

1.ironisnya cara membuat saluran tersebut cara membuang tanah galian asal asalan.

2.Tanah galian tidak dirapikan kembali.

3.kami selaku masyarakat tidak diajak musyawarah untuk mufakat terlebih dahulu yang lahannya termasuk kena gusur.

4.Kami selaku warga  yang baik sudah pernah melakukan klarifikasi, akan tetap malah selaku Kepala Pekon Blitareio tidak merespon sama sekali, pada waktu itu sempat diawali oleh  BHP dari Carik atau Sekdes dengan  alasan ada rapat.

"Maka untuk itu kepada Bapak jaksa yang terhormat kami memohon keadilan-- seadil-adilnya. Sebelumnya kami mohon maaf apabila nantinya surat kami tidak ditanggapi, maka kami  warga masyarakat Pekon Blitareio akan turun  kejalan melakukan aksi unjuk rasa," demikian bunyi surat tersebut.

Jurnalis : Nanang Siswanto


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.