Komisi C DPRD Mesuji Kecewa Biaya Berobat di RS Puri Husadatama Mahal - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 14 April 2018

Komisi C DPRD Mesuji Kecewa Biaya Berobat di RS Puri Husadatama Mahal


LampungDaily.Com | Anggota Komisi C DPRD Mesuji melalukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Puri Husadatama di Kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji, Rabu (11/4/2018).

Sidak yang dilakukan merupakan tindak lanjut hasil hearing yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, terkait tingginya pembiayaan pengobatan di rumah sakit tersebut.

Hadir langsung dalam sidak Ketua Komisi C DPRD Mesuji Idrus Topik didampingi Sekretaris Nuryadi Hartopo, Heri Purwanto serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Mesuji Ardi Umum. Mereka disambut langsung serta pihak RS Puri Husadatama dokter Lusi.

Ketua Komisi C DPRD Mesuji, Idrus Topik mengatakan, mahalnya pengobatan di RS Puri ini karena penetapan tarif dibuat oleh pimpinan RS itu sendiri.

“Mungkin masyarakat di sini banyak juga yang kecewa dengan mahalnya biaya berobat yang ternyata bahwa penetapan tarif Rumah Sakit Swasta itu memang berasal dari direktur sendiri,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Mesuji idrus topik saat diwawancarai seusai sidak.

Menurutnya, Dinas Kesehatan atau Rumah Sakit Negeri milik pemerintah dan biaya ditetapkan oleh Pemerintah. Sedangkan swasta memang ditetapkan oleh pihak RS itu sendiri.

“Swasta ini memang mereka yang menetapkan, seharusnya mereka terbuka dalam artian pihak rumah sakit harus menjelaskan kepada masyarakat (pasien) dalam pengguna ruang fasilitas sekunder dan sebagainya,” jelasnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya menyarankan kepada pihak swasta seperti RS Puri Husadatama ini untuk melakukan pembenahan terkait biaya pengobatan yang ada.

“Sudah kami sarankan kepada dokter Lusy, untuk melakukan pembenahan terkait biaya yang mahal kepada masyarakat agar kemudian orang-orang yang merasa nanti nggak mampu tidak terjebak,” terangnya.

Dilain sisi, Plt Dinas Kesehatan (Dinkes) Mesuji, Ardi Umum mengatakan sudah kita konfirmasi agar biaya yang begitu tinggi yang dianggap masyarakat tinggi dapat dilakukan perubahan.

“Selain itu, managemen biaya RS agar memberikana biaya pengobatan itu mengacu kepada sosial kepada masyarakat,” katanya.

Kemudian  lanjutnya, seharusnya pihak RS Puri Husadatama mengacu kepada Permenkes dan melihat kondisi riil masyarakat yang ada.

Sebab kata dia, mengingat Kabupaten Mesuji merupakan Kabupaten baru berdiri jadi tidak bisa serta-merta menerapkan biaya yang sekian tinggi yang membuat masyarakat menjerit.

“Kita tegaskan kepada pihak rumah sakit untuk membenahi tentang tarif yang diperlakukan kami pun juga via lembaga di komisi juga tetap akan selalu bekerja sama dengan pihak rumah sakit,” tegasnya.

Jurnalis : Roby Herliansyah
Editor  : Niki Putune Sinten


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad