Header Ads

Karyawan CV. LEZATKU FOOD Jarinya Putus 4, Tak Ada Jaminan BPJS Ketanagakerjaan


LampungDaily.Com | Nasib naas menimpa Yusuf Saifudin (25) warga pekon  Ambarawa 2 Rt 6 kecamatan  Ambarawa kabupaten Pringsewu dengan kondisi jari tangan kiri putus hanya tersisa ibu jari akibat kecelakaan kerja yang dialaminya sewaktu masih bekerja di CV.Lezatku food milik H. Sunarto yang memproduksi bakso dan Naget.

Kecelakaan kerja yang dialami oleh Yusuf Saifudin berawal dari saat dirinya (red) membersihkan mesin penggilingan daging untuk membuat bakso di perusahaan CV. LEZATKU FOOD  milik H. Sunarto tiga tahun yang lalu.

Hilangnya 4 jari tangan kiri menambah duka mendalam lagi dikarenakan kecelakaan kerja  yang dialami Yusuf tidak ada jaminan BPJS ketanaga kerjaan sehingga uang hasil kerja diperuntukan biaya pengobatan.

Terang Sunasib ayah kandung Yusuf Saifudin kepada awak media saat ditemui dirumah kediamannya, kamis(19/04/2018) menceritakan duka mendalam yang menimpa anak kandungnya sewaktu masih bekerja di CV.LEZATKU FOOD milik H. Sunarto yang waktu itu  hendak membersihkan mesin giling daging secara tiba tiba mesinnya hidup sendiri sedangkan pada waktu itu kata ayah korban, tangan bagian sebelah kiri   masuk kedalam mesin gilingan daging  sehingga   menyebabkan empat jari tangannya  mengalami buntung atau catat seumur hidup.

"Terjadinya kecelakaan pada anak saya pada waktu itu hendak membersihkan mesin giling daging secara tiba tiba mesinya hidup sendiri," ucapnya

Setelah itu sambung sunasif ayah korban anaknya dilarikan ke selama tiga hari dirawat di RS.Mitra Husada Pringsewu  mendapat perawatan selama tiga hari setelah itu pulang kerumah dirawat jalan

Padahal telah tertuang pada UU ketenagakerjaan terkait Hak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi "Hak ini diatur dalam pasal 6 UU No 13 Tahun 2003 yang berbunyi “setiap pekerja/buruh berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha”. Artinya, Pengusaha harus memberikan hak dan kewajiban pekerja tanpa memandang suku, ras, agama, jenis kelamin, warna kulit, keturunan, dan aliran politik.

Kemudian sepulangnya yusuf  berobat dari RS Mitra husada  tidak ada santunan cuma di janjikan oleh pemilik perusahan CV Lezat ku food   kerja gak kerja tetap mau dibayar

" gak  tepat janjinya katanya waktu itu anak saya di janjiin pak haji kerja gak kerja tetap dibayar  cuma dikasih sekali saat itu sejumlah Rp.1juta," kata ibu korban dengan nada kecewa

Jelas Tertuang pada UU ketenagakerjaan tentang Hak uang pesangon."Setiap pekerja /buruh yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) berhak mendapatkan pesangon dan atau uang penghargaan masa kerja dan uang pergantian hak, dengan ketentuan pada pasal 156 UU no 13 tahun 2013,"

Jurnalis : Nanang Setiawan

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.