Ini Dia Faktor Menghambat Laju Proyek Nasional Jalan Tol Trans Sumatera - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 04 April 2018

Ini Dia Faktor Menghambat Laju Proyek Nasional Jalan Tol Trans Sumatera


LampungDaily.Com | Masalah pembebasan lahan masih menjadi kendala terbesar dan penghambat utama laju proyek nasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Bakauheni - Terbanggi Besar - Mesuji.

Berikut berbagai kendala yang ramai-ramai 'dicurhatin' oleh instansi terkait langsung diungkapkan pada Kapolda Irjend Pol Suntana, hari ini.

Eksekusi lahan terkendala sengketa kepemilikan antara warga dengan warga, antara warga dengan perusahaan, warga dan antara warga pemilik lahan dengan penggarap lahan yang keberatan dengan nilai ganti rugi yang masih  kurang cocok.

Keluhan ini paling dirasakan dampaknya oleh para kontraktor dan mengharapkan ada perlakuan lebih detail supaya lebih cepat namun tetap dalam koridor aturan yang ada. Alias kedepan tidak mendatangkan gugatan hukum atau apapun yang berimplikasi negatif.

Kemudian dari perwakilan Badan Pertanahan Negara melaporkan kendala data awal dokumen perencanaan yang tidak lengkap sehingga selalu ada perubahan data, bidang dan kepemilikan. Masalah banyaknya pemilik lahan yang tidak berdomisili dilokasi yang sama sehingga sulit dilacak baik data pemilik atau validitas sertifikat tanah. Sengketa kepemilikan lahan, banyak lahan sudah jadi agunan pinjaman perbankan hingga perbedaan ukuran lahan versi sertifikat dengan versi Satgas Pengukuran Tanah juga masih betah membayangi menunggu solusi cerdas.

Sementara dari pihak Pengadilan Negeri curhat tentang proses eksekusi lahan yang potensi chaos tinggi. Jadi kekhawatiran pecahnya konflik sosial, padahal Lampung sedang dalam suasana pilkada dan jelang pemilu membuat proses pengambilan keputusan harus dipertimbangkan detail.

Selain nilai ganti rugi yang masih kurang pantas dan ketidak-pahaman masyarakat soal prosedur hukum mengajukan keberatan atas nilai ganti rugi lewat pengadilan juga sangat kurang memperlambat keputusan eksekusi dilakukan.

Selain ramai-ramai curhat soal masalah, para peserta rapat juga sampaikan kondisi terkini jalan tol yang sudah jadi. Termasuk menyatakan berapa jauh ruas jalan tol 'boleh' jadi jalur alternatif saat arus mudik Lebaran 2018 mendatang.

Jurnalis : Herwan Toni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad