Geger di Kota Metro, KWRI dan FPKM Laporkan Kepala Dinas ke Polisi - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 18 April 2018

Geger di Kota Metro, KWRI dan FPKM Laporkan Kepala Dinas ke Polisi


LampungDaily.Com | KWRI dan forum parkir kota metro (FPKM) melaporkan salah satu kepala Dinas yang ada di kota Metro  ke Polres Metro karena di duga melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/137-B/IV/2018/LPG/Res metro tangal 18 April 2018, Andika Dian Saputra  telah melaporkan tindak pidana penghinaan/pencemaran nama baik terhadap salah satu kepala Dinas yang ada di kota Metro.

Pelapor atas nama andika ketua FPKM yang di dampingi pengacara KWRI  Alif Suherli Masyono menyampaikan bahwa tindakan oknum kepala dinas itu sangat tidak terpuji dan melecehkan organisasi. Dalam hal ini klien saya Andika benar telah melaporkan kepala Dinas suatu intansi yang ada di kota Metro, tentang dugaan melakukan perbuatan tidak menyenangkan oleh oknum kadis tersebut.

Dikatakan Suherli, menyangkut urusan dinas, kepala dinas itu tidak sewajarnya mendatangi kediaman kliennya (Andika) dengan tujuan memintak tambahan uang jatah perbulannya. "Itu kan urusan Dinas, tidak sewajarnya seorang Kadis mendatangi kediaman klien saya tujuan nya meminta tambahan uang jatah perbulan," terang Suherli.

Lanjut Suherli, "Entah dari mana kadis tersebut mengetahui bahwa klien saya ini seorang anggota KWRI kota Metro, dan dengan seenaknya kadis tersebut menantang ketua KWRI dengan ucapan Saya tidak takut sama ketua kwri, dan juga menghina nama organisasi KWRI dengan kata-kata tidak pantas  keluar dari mulut seorang pejabat," tandasnya.

Jurnalis : Zainal Arifin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad