Header Ads

43 Pelaku Peredaran Gelap Narkotika Berhasil Digulung Satnarkoba Polres Tulang Bawang


LampungDaily.Com | Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Tulang Bawang melaksanakan konferensi pers, tentang keberhasilan mengungkap para pelaku peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika, hari Selasa (17/4) di Mapolres Tulang Bawang.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si bersama Wakapolres Kompol Djoni Aripin, S.Sos, MM, Kasubbag Humas AKP Ade Erma Sudarto, SIK dan Kasat Narkoba Iptu Boby Yulfia, SH, MH.

Kapolres mengatakan, ini adalah konferensi pers Satnarkoba pada triwulan pertama di tahun 2018. “Dengan berhasil mengungkap sebanyak 35 kasus dan tersangka sebanyak 43 orang yang terdiri dari 39 orang laki-laki dan 4 orang perempuan,” ujarnya.

Lanjut Raswanto, adapun barang bukti yang berhasil disita dari para tersangka yaitu "sabu sebanyak 14,093 gram, inex sebanyak 38,5 butir, senpi (senjata api) rakitan jenis revolver sebanyak 2 pucuk dan 6 butir amunisi aktif call 9 mm," jelasnya.

“Untuk senpi rakitan, semuanya diperoleh saat melakukan penangkapan terhadap bandar narkotika, yang mana saat itu anggota kami terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pada kaki para pelaku, dikarenakan pelaku melakukan perlawanan dan membahayakan diri petugas saat akan ditangkap,” tegasnya.

Polres Tulang Bawang tidak akan pernah berhenti untuk mengungkap dan menindak dengan tegas, terhadap para pelaku peredaran gelap narkotika.

“Untuk itu, saya himbau kepada warga yang ada di Kabupaten Tulang Bawang dan Kabupaten Tulang Bawang Barat, apabila mengetahui adanya peredaran gelap narkotika, untuk segera memberitahukan dan melaporkannya kepada kami.” himbaunya.

Jurnalis : Prabu

Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.