Header Ads

Bupati Lamtim Pimpin Giat Forgab Perangkat Daerah


LampungDaily.Com | Plt. Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari memimpin pelaksanaan kegiatan Forum Gabungan (FORGAB) Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Timur Tahun 2018 di Aula Sekretariat Daerah, Kamis (15/03/2018).

FORGAB Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Timur Tahun 2018 sendiri adalah merupakan suatu wadah untuk menampung dan menjaringan aspirasi masyarakat ataupun dunia usaha serta pemangku kepentingan, dalam rangka penyempurnaan rancanangan kebijakanan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Lampung Timur 2019.

Dikatakan oleh Zaiful Bokhari dalam pengarahannya, “kegiatan ini sangat penting, tentunya saya berharap bahwa forgap ini bisa menselaraskan antara musrenbang di kecamatan untuk kita ditindak-lanjuti di tingkat kabupaten," tegasnya.

“Dan saya berharap kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Lampung Timur bisa mengikuti kegiatan ini secara baik, sehinga rencana rencana yang akan di susun nantinya bisa diselaraskan dengan program prioritas yang sudah direncanakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM)," imbuh Plt. Bupati Lampung Timur tersebut.

Hadir sebagai narasumber pada kesempatan itu Dr. Ari Darmastuti, M.A., dan Asrian Hendi Caya, S.E., M.Si. dari Universitas Lampung (UNILA) dengan dimoderatori oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Lampung Timur, Junaidi.

Selain diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Timur, hadir pula mendampingi Zaiful Bokhari, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Timur, Syahrudin Putera, Asisten Bidang Administrasi Umum, Wan Ruslan Abdul Ghani dan Kepala Bappeda Lampung Timur, Puji Riyanto.

Jurnalis : Herwan Toni


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.