UAS: Ada Tanggung Jawab Besar Bagi Penguasa Atas Merebaknya LGBT - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Selasa, 09 Januari 2018

UAS: Ada Tanggung Jawab Besar Bagi Penguasa Atas Merebaknya LGBT


LampungDaily.Com |  Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) menyatakan, ada hak dan tanggung jawab besar bagi pemilik ilmu dan kekuasaan dalam mengatasi permasalahan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang marak terjadi.

“Ada suatu amal yang bisa dilakukan oleh orang berilmu dan punya kekuasaan, yaitu dengan membuat pasal-pasal yang menyelamatkan. Sesuai tertuang di dalam al-Qur’an yaitu ta’muruna bil ma’ruf wa tanhauna ‘anil munkar (beramar makruf nahi mungkar, Red),” ujar UAS dalam program acara di studio salah satu stasiun televisi swasta semalam, Senin (08/01).

UAS menambahkan, Allah menyebut suatu kemungkaran apalagi yang besar sebagai seburuk-buruk jalan dan sejelek-jelek hubungan.

“Ada yang lebih jelek dari zina yaitu homoseksual. Maka yang punya kekuasaan, harus diperjuangkan dengan kekuasaan yang ada di tangannya ia pakai. Ketika ada kemampuan, luang, dan celah, bisa dipakai untuk menyelamatkan anak bangsa dari kontaminasi HIV/AIDS, penyakit kelamin, dan penyimpangan pemikiran,” jelasnya.

UAS menyatakan, ada target besar dalam menyelamatkan bangsa ini dari berbagai penyakit masyarakat, dengan cara melihat pertimbangan moral dan agama.

Berkaca dari Thailand yang begitu pesatnya LGBT di sana, “Itu menandakan bahwa tumbuh berkembangnya LGBT berdasarkan budaya setempat. Kalau di daerah itu menyuburkan LGBT, Miss Universe, diiklankan melalui media, dan lain-lain, maka akan tumbuh pesat,” pungkasnya. (Hi/eramuslim/JITU)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad