Listrik Padam di Lampung, Ini Penjelasan PLN - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Rabu, 03 Januari 2018

Listrik Padam di Lampung, Ini Penjelasan PLN


LampungDaily.Com |  “Pagi ini, Rabu 3 Januari 2017 sebagian besar wilayah di provinsi Lampung mengalami pemadaman listrik yang disebabkan oleh terjadinya trip akibat sambaran petir pada pukul 06.15 WIB di penghantar SUTT 150 kV GI Bukit  Kemuning-Blambangan Umpu sehingga menyebabkan 21 gardu induk di wilayah kerja Area Tanjung Karang, Area Metro, dan beberapa wilayah Area Kotabumi kehilangan tegangan. Oleh sebab itu, dilakukan penormalan secara bertahap,” ujar Hendri AH, PLT  Deputi Manajer Hukum dan Humas PT PLN Distribusi Lampung, dalam rilisnya hari ini.

Adapun   kronologis penormalannya yaitu :

Pada pukul 06.15 WIB sebanyak 129 penyulang  Lampung  dipadamkan. Kemudian pada pukul 08.00 WIB pemadaman penyulang Lampung sebanyak 59 penyulang. Pada 08.30 WIB pemadaman penyulang Lampung sebanyak 12 Penyulang dan terakhir pada pukul 08.41 WIB sudah normal kembali.

Dengan ini PLN mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan di Area Tanjung Karang, Metro dan Kotabumi atas ketidaknyamanannya.

Selanjutnya, untuk kemudahan informasi dan layanan silahkan hubungi Contact Center PLN di telepon (0721)123, website www.pln.co.id, email pln123@pln.co.id, Facebook PLN 123 dan twitter @PLN123.

Informasi jadwal pengurangan beban dan pemadaman terencana dapat dilihat di Facebook PLN Distribusi Lampung.

Demikian Siaran Pers ini dibuat sebagai informasi kepada seluruh pelanggan di Propinsi Lampung.

Hendri A. H.
Plt. Deputi Manajer Hukum dan Humas
PT PLN (Persero) Distribusi Lampung

Jurnalis : Herli Yanto 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad