Header Ads

Lagi, Chusnunia Ingatkan Kepala Desa Hati-hati dengan Penggunaan Dana Desa


LampungDaily.Com | “Menjadi pemimpin itu harus siap menderita, harus siap lebih sabar, lebih mengayomi, lebih bekerja keras, lebih mau mendengar dan lebih banyak mau memberikan contoh," ungkap Bupati Lampung Timur, Chusnunia saat mengangkat Kemari sebagai Kepala Desa Antar Waktu Desa Marga Mulya Kecamatan Bumi Agung, Selasa (02/01/2018).

Pada acara yang dilaksanakan di Aula Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur itu, pemilik panggilan akrab Mbak Nunik juga menjelaskan, “menjadi pemimpin itu menjadi ladang pahala yang tidak semua orang memilikinya, artinya menjadi pemimpin itu adalah ibadah”, imbuhnya.

Lebih lanjut, “berhati hati dengan dana desa, gunakan kewenangan sebijak mungkin, seadil mungkin, se-transparan mungkin. Semua bisa baik, semua bisa selamat bila tidak melanggar peraturan," pesan Chusnunia kepada Kemari dan seluruh undangan yang hadir pada acara tersebut.

Terpisah, menurut Kabag Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Timur, Mujianto, “Pelantikan itu dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Lampung Timur Nomor B.569/10-SK/2017 tentang Pemberhentian Penjabat Kepala Desa dan Pengangkatan Kepala Desa Antar Waktu Desa Marga Mulya Kecamatan Bumi Agung dengan Saudara Kemari sebagai kepala desa antar waktu untuk masa jabatan sampai dengan 23 Desember 2019”.

“Dengan pelantikan itu sekaligus mencabut Keputusan Bupati Lampung Timur Nomor B.384/10-SK/2017 tentang Pengangkatan Penjabat Kepala Desa Margamulya Kecamatan Bumi Agung yang sudah terbit sebelumnya," tambah Mujianto.

Hadir mendampingi Bupati pada acara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tarmizi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Syahrul Syah dan Plt. Camat Bumi Agung, Edi Gunarto.


Jurnalis : Herwan Toni



Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.