Polda Lampung Pecat Sebelas Polisi Nakal, Ini Alasannya - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 28 Desember 2017

Polda Lampung Pecat Sebelas Polisi Nakal, Ini Alasannya



LampungDaily.Com |  Sepanjang 2017 tercatat sebelas personil telah dipecat Polda Lampung sebagai bagian penegakan disiplin internal. 

"Walau pembinaan oleh Pimpinan di semua level organisasi kepolisian terus dilakukan, kepada anggota yang melanggar disiplin, kode etik dan pidana secara tegas tetap diberikan sanksi. Januari - November 2017 sudah dilakukan tindakan disiplin kepada 332 orang, tindakan pidana kepada 29 orang, tindakan kode etik 93 orang dan PTDH alias dipecat kepada sebelas orang. Penyebabnya mayoritas karena masalah narkoba, desersi dan tindak pidana," kata Kapolda Irjend Suroso Hadi Siswoyo dalam Press Conference Akhir Tahun 2017 Polda Lampung di Mapolda, Kamis 28 Desember 2017.

Untuk anggota tersangkut narkoba, Kapolda sendiri sudah lama sampaikan tidak ada toleransi. Itu sebabnya Bidang Propam Polda Lampung tak segan melepas parasit yang menciderai nama baik institusi Polri tersebut.

Untuk kasus desersi, imbuh Kapolda, Komandan yang melakukan pembiaran kepada anggota yang 'menghilang', pasti ikut dijewer karena dinilai tidak tegas terhadap anggota. 

"Kami terbuka kepada informasi dan laporan dari masyarakat tentang anggota. Jadi, silahkan masyarakat jangan segan, saat menemukan anggota yang nyeleneh, langsung laporkan kepada kami. Berbagai penindakan sebelumnya kepada anggota juga karena laporan dari masyarakat dan hasil kami sangat berterima kasih untuk itu," kali ini Kabid Propam Polda Lampung Kombes Hendra Supriatna menjelaskan.

Personil nakal langsung diambil alih Bidang Propam Polda Lampung untuk dibina ulang. Solusi yang memastikan kenakalan personil itu tidak ditiru 11.026 orang total personil Polda Lampung dan jajaran. Jumlah penindakan kepada personil nakal tersebut merupakan bagian dari pengawasan internal yang dilakukan Itwasda, Bidang Propam dan Bidkum Polda Lampung terkait administrasi, disiplin, etika profesi dan tindak pidana oleh oknum Polri.

Jurnalis: Chandra Foetra S

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad