Pencuri Alkom di Tulang Bawang di Tangkap Polisi - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 23 Desember 2017

Pencuri Alkom di Tulang Bawang di Tangkap Polisi


LAMPUNGDAILY.COM |  Polsek Tulang Bawang Udik, Polres Tulang Bawang berhasil menangkap MA (25) yang merupakan pelaku Curat (pencurian dengan pemberatan) yang terjadi di Tiyuh (desa) Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

"MA yang berprofesi tani merupakan warga Tiyuh Karta Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat ditangkap Polsek Tulang Bawang Udik hari Sabtu (23/12/2017) sekitar jam 01.30 WIB di rumahnya," ungkap Kapolsek Tulang Bawang Udik IPTU Aladin Effendi, SH mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si, hari ini.

Dikatakan Kapolsek, pelaku ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B-316 / XI / 2017 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek Tuba Udik tanggal 24 November 2017 tentang tindak pidana pencurian dengan korban Suwandi Ismail (29) yang berprofesi wiraswasta dan merupakan warga Tiyuh Karta Kec. Tulang Bawang Udi Kab. Tulang Bawang Barat dengan kerugian 1 unit Alkom yang ditaksir seharga Rp. 3 Juta.

Kapolsek menjelaskan, pelaku MA bersama dengan temannya yang masih DPO (daftar pencarian orang) melakukan pencurian Alkom saat korban sedang tertidur, korban baru mengetahui kalau Alkom miliknya telah hilang saat korban bangun tidur dan melihat Alkom miliknya yang berada di samping tenda sudah tidak ada pada hari Jum'at (24/11/2017) sekitar jam 06.00 WIB, selanjutnya korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Tulang Bawang Udik.

Ditambahkan IPTU Aladin Effendi, pelaku ditangkap saat sedang berada di dalam rumahnya tanpa melakukan perlawanan dan dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 1 unit Alkom.

"Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolsek Tulang Bawang Udik untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku MA akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHPidana tentang pencurian diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun," pungkasnya.

Jurnalis:  Herli Yanto 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad