Pembangunan Bendung Bergerak Jabung Diwarnai Sengketa Tanah - LAMPUNG DAILY

Breaking News

Home Top Ad

Post Top Ad

Minggu, 24 Desember 2017

Pembangunan Bendung Bergerak Jabung Diwarnai Sengketa Tanah


LAMPUNGDAILY.ID | Upaya pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup petani di Kabupaten Lampung Timur memang patut dan pantas untuk di apresiasi serta di dukung dengan sepenuh hati agar maksud dan tujuan mulia Pemerintah guna mensejahterakan warganya dapat segera terealisasi.

Terkait hal tersebut, adalah soal site plan Pembangunan mega proyek bendung bergerak Jabung Lamtim yang saat ini sedang dikebut pengerjaannya, merupakan perwujudan nyata akan keseriusan pemerintah dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat petani setempat.

Pantauan awak media dilapangan, Pelaksanaan pengerjaan  pembangunan  mega proyek bendung gerak jabung ini ternyata dinodai dengan  sejumlah persoalan, utamanya perihal pembebasan pengadaan tanah untuk proyek tersebut.

Beberapa sumber yang kami rangkum menyebutkan, persoalan sengketa tanah yang terjadi saat ini, menyangkut sengketa kepemilikan antara warga Negara Batin yang memiliki tanah di danau gayaw dusun bawang tijang dengan PT Austasia Stock feed yang sampai saat ini belum ada penyelesaiannya.

Adalah wajar jika kemudian masalah ini menjadi fokus perhatian masyarakat, bahkan dua pekan terakhir hangat menjadi wacana di ruang publik.

"Saat ini sedang terjadi sengketa tanah antara warga dengan PT Austasia stock feed," kata Ibrahim  saat berbincang bincang dengan awak media ini  (23/12/2017) di sela sela musyawarah warga di balai desa negara batin.

Sementara itu, beberapa warga lainnya yang minta agar jati dirinya tidak dituliskan  mengatakan bahwa, beberapa waktu lalu PT Austasia Stock Feed melaporkan  warga pemilik lahan ke polres Lampung Timur dengan  Laporan bahwa warga telah melakukan penyerobotan tanah atau Lahan milik Perusahaan.

Dia menambahkan, manajemen Perusahaan mengadukan warga pemilik lahan ke Polres Lamtim, dengan asumsi dan tuduhan telah melakukan penyerobotan  tanah yang masuk HGU Perusahaan.

Jurnalis : Herwan Toni


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Post Bottom Ad