Header Ads

Ketua GANN : Tulang Bawang Darurat Narkoba


LAMPUNGDAILY.Com | Maraknya peredaran narkoba di kalangan masyarakat Tulang Bawang saat ini, membuat situasi semakin darurat, hal ini di tunjukan dengan banyaknya para pecandu dan pengedar yang berhasil di amankan polisi.

Melihat kondisi seperti ini, Lembaga Swadaya Masyarakat Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) akan berusaha menggandeng Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang untuk melakukan sosialisasi dan pencegahan terhadap peredaran narkoba di Tulang Bawang.

Kerjasama antara GANN dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang ini rencananya akan di mulai pada bulan januari 2018 mendatang, sinergi antar lembaga swadaya dan pemerintah ini menjadi harapan GANN guna mewujudkan harapan bersihnya narkoba di Tulang Bawang.

Menurut Sekretaris Jendran DPC GANN Tulang bawang, Mustaqim, saat mendampingi Ketua DPC GANN Agustinus SH.MH. (Sabtu,30/12) kepada Jakarta Daily mengatakan bahwa GANN akan berupaya melakukan sosialisasi tentang bahayanya narkoba.

"Kami bersama jajaran GANN akan berupaya menggandeng Pemkab Tulang Bawang untuk turut serta melakukan pencegahan bahayanya narkoba, dan melakukan kegiatan sosialisasi bersama Pemda serta kepolisian di setiap kampung atau tempat pendidikan," Ungkapnya.

Sementara ketua DPC GANN sendiri membenarkan apa yang menjadi tujuan GANN kedepannya, "Saya selaku ketua GANN memiliki tanggung jawab yang sangat serius dalam melakukan pencegahan terhadap maraknya peredaran narkoba, apalagi saat ini narkoba sudah mulai merambah dilingkungan anak-anak didik, pengedarnya tidak tanggung-tanggung, ia seorang ASN di Pemda Tulang Bawang," katanya.

Saat di tangkap, Imbuh Ketua GANN, barang bukti yang berhasil di sita polisi 29 paket kecil, 2 paket sedang dan 3 butir pil extasi, ini menunjukan Tulang Bawang darurat narkoba, mari kita selaku masyarakat Tulang Bawang bersama-sama memerangi narkoba," jelas ketua GANN.

Jurnalis : Chandra Foetra S.


Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.