Header Ads

Bupati Tanggamus Ingatkan ASN Jangan Sampai Jadi Korban Politik


LampungDaily.com | Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi, M.PdI., pagi tadi memimpin apel Jumat pagi terakhir di tahun 2017 yang berlangsung di pelataran parkir kompleks Masjid Nurul Faizin Islamic Center Kotaagung,(29/12).

Dalam arahannya Bupati memohon maaf bila dalam setahun ini masih banyak program pembangunan yang perlu di tingkatkan diantaranya masalah kesejahteraan .

Namun demikian beliau juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak atas kerjasamanya selama ini dimana Tanggamus telah berhasil mengentaskan masalah pekon tertinggal sehingga pada tahun 2017 ini pekon tertinggal di Tanggamus tinggal 30 pekon lagi.jika kita bersungguh sungguh dan bekerja sama 30 pekon tertinggal tersebut dapat dihilangkan.

Selain itu Bupati juga menginginkan agar masalah sumber daya manusia (SDM) di Tanggamus dapat terus meningkatkan kualitas diri dengan mengikuti perkembangan jaman dengan tetap mempunyai jati diri yakni masyarakat yang agamis.

Juga masalah pertanian, perkebunan dan yang tidak kalah penting bidang pendidikan juga menjadi perhatian yang serius.

Kemudian terkait masalah pilkada yang akan datang Aparatur Sipil Negara harus menyikapinya dengan arif. Bupati tidak ingin diantara ASN jadi korban politik dan harus menjaga netralitas.

Menyikapi hal tersebut diatas Bupati menyampaikan pesan orang bijak yakni, "berhimpunlah anak anak ku, ketika kegentingan melanda, karena kawanan srigala tidak akan menerkam anak domba kecuali dipisahkan dari kawannya".

"Pemda akan harmonis jika kita saling menjaga, jika kita semuanya kompak kita akan berwibawa, kita tidak akan hebat jika kita tidak kompak," pungkasnya.

Jurnalis : Azhimi



Tidak ada komentar

Kirim Komentar Anda:

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.